Dukung Guru Belajar Coding, Samsung Pasok 53 Tablet

Samsung mengabarkan piranti tablet amat bagus digunakan buat aktivitas mengajar. Hal semacam itu diperlihatkan oleh Samsung sesudah menggelontorkan beberapa Galaxy Tab A8 sebagai peralatan kursus guru di Makassar, Indonesia bagian tengah. Kepala vendor Samsung Electronics Indonesia Lee Kang-hyun mengatakan pembelajaran tablet bakal mempermudah sistem belajar anak-anak. Lantaran monitornya kan lebih lebar jadi lebih nyaman untuk sistem mengajar. Dalam peluang itu, Lee barusan resmikan Smart Learning Center untuk beberapa guru disana. Pusat kursus itu diperlengkapi dengan 23 unit Galaxy Tab A8. Bekal tablet itu bakal memaksa beberapa guru sekolah lebih lihai memakai piranti digital di banding beberapa muridnya.

Samsung Galaxy Tab A8

Ada keyakinan diantara beberapa guru kalau siswa sekolah zaman ini tambah lebih mahir menggunakan gadget daripada gurunya sendiri. Riset dari Jepang tunjukkan system belajar dengan alat peraga mempermudah murid mengerti materi pelajaran. Lee juga menolak pemakaian tablet semakin lebih susah daripada hp cerdas sebagai medium ajar untuk siswa sekolah. Meskipun lebih gampang dibawa kemana saja, monitor hp dinilai sangat kecil sebagai alat peraga. Samsung juga mempersenjatai guru yang telah mahir untuk melatih guru yang lain dengan 30 tablet penambahan. Keseluruhan ada 53 Tab A komplit dengan stylus S Pen yang diperbantukan ke guru yang tergabung dalam Ikatan Guru Indonesia (IGI).

Tablet penambahan tadi bakal dipakai beberapa instruktur IGI untuk melatih materi tehnologi ke guru-guru lain di pelosok Nusantara. Beberapa guru dilatih bikin aplikasi untuk bahan ajar meskipun mereka tak berlatar belakang pengetahuan TIK. Berdasar pada penelitian UNICEF pada 2014, 80% siswa sekolah sekarang ini menggunakan tablet, laptop, sampai hp cerdas untuk merampungkan pekerjaan serta bersosialisasi di sosial media. Sesaat riset lain oleh Bambang Sumintono dari University of Malaya pada 2012 di Bali, Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, serta Papua menunjukkan hanya 30% guru yang terhubung internet serta cuma 4% saja yang memakainya untuk memperkaya bahan ajar.

Ramli membidik Smart Learning Center di Makassar yang dihibahkan oleh Samsung bakal melatih 23 ribu guru dalam satu tahun dengan harapan mereka yang dilatih bakal menularkan ilmunya kembali pada guru lain di semua Indonesia.

Iklan